Pengenalan dan Identifikasi Area Bernilai Konservasi Tinggi (ABK) merupakan program peningkatan kapasitas yang bertujuan membekali peserta dengan pemahaman konseptual dan keterampilan teknis dalam mengenali, menilai, dan memetakan area yang memiliki nilai penting dari aspek ekologi, sosial, dan budaya.

Program ini dirancang untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan wilayah yang bertanggung jawab, khususnya pada kegiatan pembangunan dan pemanfaatan lahan yang berpotensi berdampak terhadap lingkungan. Identifikasi ABK menjadi instrumen strategis dalam upaya perlindungan keanekaragaman hayati, jasa ekosistem, serta nilai sosial dan budaya masyarakat setempat.

Pendekatan kegiatan mencakup pengenalan konsep ABK, kriteria dan indikator penilaian, metode pengumpulan dan analisis data, hingga penyusunan rekomendasi pengelolaan dan perlindungan area bernilai konservasi tinggi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dan berbasis data, dengan mengacu pada praktik terbaik dan standar yang berlaku.

Program ini ditujukan bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, konsultan, akademisi, dan komunitas yang terlibat dalam perencanaan tata ruang, pengelolaan sumber daya alam, serta penyusunan dokumen lingkungan. Setiap kegiatan dilengkapi dengan studi kasus dan simulasi agar hasil identifikasi dapat diterapkan secara nyata.

Melalui Pengenalan dan Identifikasi ABK, kami berkomitmen mendukung pengambilan keputusan yang lebih bijak, mitigasi risiko lingkungan, serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan yang seimbang antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan.