Best Practice Patchouli Cultivation merupakan program peningkatan kapasitas yang bertujuan memperkenalkan dan menerapkan praktik terbaik dalam budidaya nilam (patchouli) untuk menghasilkan produktivitas optimal, kualitas minyak yang tinggi, serta keberlanjutan usaha tani jangka panjang.

Program ini dirancang dengan pendekatan teknis dan berbasis pengalaman lapangan, mencakup seluruh siklus budidaya—mulai dari pemilihan varietas unggul, persiapan lahan, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, hingga panen dan pascapanen. Praktik yang diterapkan mengacu pada prinsip pertanian berkelanjutan dan efisiensi sumber daya.

Best Practice Patchouli Cultivation menekankan keseimbangan antara peningkatan hasil, kualitas bahan baku, dan kelestarian lingkungan. Program ini juga mengintegrasikan aspek mutu, ketelusuran (traceability), serta kesiapan pasar untuk mendukung daya saing produk nilam pada rantai nilai nasional dan global.

Program ini ditujukan bagi petani, kelompok tani, koperasi, dan pelaku usaha yang ingin meningkatkan kinerja budidaya nilam secara konsisten dan berkelanjutan. Setiap kegiatan dilengkapi dengan panduan teknis, praktik lapangan, serta rekomendasi implementasi yang dapat direplikasi.

Melalui Best Practice Patchouli Cultivation, kami berkomitmen mendukung penguatan sektor pertanian bernilai tinggi, peningkatan pendapatan petani, serta pengembangan komoditas nilam yang berdaya saing dan berkelanjutan.